Terkadang, dalam gontai langkahku..., ber kecamuk pertanyaan Akan kah aku sekarat di trotoar jalanan?
Bersimbah peluh dengan Gitar di genggaman?
Karena beratnya nafas hidup ini tak urung hadirkan banyak tekanan
Anak Istriku di rumah menanti haraf - haraf cemas
Mengingat kepingan uang logam dan serpihan beras sudah habis terkuras
Haaah..., tak pelak aku memelas dan merasa lemas
Langkah kan kaki mengukur jalan pun menjadi sangat malas
Tembang - tembang sumbang yang ku karang hanya kadang - kadang saja di dengar orang
Kebanyakan acuh cuek tak peduli seloroh ku ber kumandang Bagaimanapun harus tetap berjuang
Caci cerca ku telan begitupun hina ku terima dengan lapang
Aku dalam Dilema...
_SOLITAIRE_
No comments:
Post a Comment